PemerintahanRohul

175 Warga Lubuk Kerapat Terima Sertifikat Tanah, Bupati H. Sukiman : Punya Legalitas dan Manfaatkan Untuk Usaha Produktif

RAMBAH HILIR – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) bekerjasama dengan ATR/BPN Rohul menerbitkan Sertifikat tanah masyarakat melalui Program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) Tahun 2020.

Dengan adanya Sertifikat Tanah ini masyarakat telah memiliki legalitas dan pengakuan secara hukum terhadap tanah yang mereka miliki. Hal itu juga untuk mencegah terjadinya tumpang tindih dan sengketa lahan akibat tidak ada bukti sah dan kuat atas kepemilikan tanah.

“Sertifikat tanah ini memiliki legalitas dan memiliki kepastian hukum sehingga kepemilikan tanah milik masyarakat menjadi aman,” kata Bupati Rohul H. Sukiman disela menyerahkan 175 Sertifikat tanah melalui Program Tora ATR/BPN ke warga Desa Lubuk Kerapat, Kecamatan Rambah Hilir, Selasa (16/6/2020)

Tambah Sukiman, Penerbitan sertifikat gratis merupakan program yang digagas Pemerintah dilaksanakan secara nasional, termasuk di Kabupaten Rokan Hulu. Semua proses dilakukan secara gratis sehingga masyarakat tidak terbebani.

“Masyarakat yang menerima sertifikat gratis tersebut diharapkan mengoptimalkan tanah untuk berbagai kegiatan ekonomi seperti pertanian dan membuka usaha lainnya, sehingga berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” harap Sukiman

H. Sukiman juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak menjual tanah karena merugikan diri sendiri. Tanah justru akan memberikan nilai ekonomi yang jauh lebih besar dan dalam waktu jangka panjang jika dimanfaatkan untuk kegiatan usaha produktif.

Ia juga meminta masyarakat agar dapat memanfaatkan sertifikat yang diberikan tersebut sebaik-baiknya demi kesejahteraan. Warga Desa Lubuk Kerapat yang telah mendapat sertifikat lebih bijaksana dalam menggunakan sertifikat tanahnya, apalagi jika di “Sekolah’ dijadikan agunan digunakan untuk hal-hal produktif dan dapat meningkatkan perekonomian pemiliknya.

“Kami persilakan masyarakat yang belum mendapatkan sertifikat untuk segera mendaftarkan tanahnya untuk pembuatan sertifikat. Manfaatkan tanah untuk kegiatan ekonomi produktif agar bisa menambah penghasilan,” kata Sukiman

Kemudian, Kepala Desa Lubuk Kerapat E. Derajat mengatakan Awalnya 263 masuk CPP (Calon Penerima Program) BPN langsung turun mengukur ulang. Dari 263 itu disisihkan untuk fasilitas umum dan fasilitas pendidikan, sehingga 201 lahan yang bisa terukur oleh pihak BPN, dari 201 ternyata hanya 175 yang bisa jadi sertifikat tersebut, karena sebagian dari lahan tersebut ada indikasi masuk kawasan hutan rakyat.

“Walaupun 175 sertifikat yang terealiasi, Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Bupati Rohul dan ATR/BPN Rohul karena program ini sangat bermanfaat. Program sertifikat ini tidak terlepas kebijakan dan peran pak Bupati Rohul, sehingga masyarakat bisa mendapatkan legalitas atas tanah mereka dan pembuatan sertifikat,” kata E. Derajat

Lanjut E. Derajat, Masih ada sekitar 25% fasilitas-fasilitas umum seperti sekolah, kantor, masjid-masjid yang belum disertifikat. Ia berharap dalam waktu dekat fasilitas umum tersebut juga memiliki legalitas yang sah. Dia juga berharap kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat agar dapat menjaga dokumen tanah itu dengan baik.

Dikesempatan itu, E. Derajat juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Rohul yang telah membangun jalan Aspal di Desanya. Ia juga berharap kepada Bupati H. Sukiman untuk kembali mengaspal jalan dibeberapa ruas jalan di Desa Lubuk Kerapat. *(MC/Kominfo)*